Hilmi Fuad Pimpin Kunjungan FPKS Ke Dinas PU Kota Tangerang

 

IMG-20150205-WA0012pks-kotatangerang - Fraksi PKS dalam lawatannya ke dinas pekerjaan umum, kamis(5/2) yang di pimpin oleh hilmi fuad yang juga sebagai ketua fraksi mengatakan bahwa kunjungan kali ini sebagai tindak lanjut dalam rangka mengadvokasi usulan warga yang terkait dengan pembangunan infrasturuktur yang diusulkan.”ini dalam rangka mengadvokasi usulan warga yang mempertanyakan program pembangunan pemkot di tahun 2015″ ujarnya saat ditemui di lobby.

Kunjungan ke dinas pekerjaan umum disambut hangat oleh Sekdis PU. Bpk. Herry C. Trunajaya. “terimakasih atas kunjungannya, pak kadis sedang ada rapat dengan komisi terkait keterbukaan publik, sehingga saya yang menggantikan” ujarnya. Dia juga menjelaskan terkait program pembangunan Pemerintah Kota Tangerang baik pembangunan infrastruktur jalan maupun jembatan. “Pembangunan di Kota Tangerang sudah kita lakukan dan memang proses pembangunan infrastruktur ini memerlukan pengawasan dan perhatian langsung”.

Program yang dicanangkan berupa pembangunan fisik yang meliputi pembangunan jalan sebanyak 71 ruas, pembangunan jembatan 14 buah, peningkatan rehabilitasi jalan lingkungan 188 ruas, pembangunan turap/talud/bronjong 48 paket, pembangunan jaringan air bersih/air minum 3 paket, pembangunan polder 2 paket, pembangunan embung 2 paket dan pembangunan sumur dalam 14 lokasi.

Anggaran dinas pekerjaan umum tahun 2015 sebesar  480 M, terdiri dari belanja tidak langsung sebesar 11 M dan dan belanja langsung sebesar 475 M. Kota Tangerang juga akan mendapat dana hibah dari DKI Jakarta total 2,4 Trilyun yang akan diberikan secara multiyears, untuk tahun 2015 ini dicairkan sebesar 100 M, untuk pekerjaan antisipasi banjir dan penanganan kemacetan jalan. Sambungnya sembari menjelaskan pertanyaan Hilmi Fuad dan Bu Yatmi tentang bantuan hibah dari Pemprov DKI dimana Kota Tangerang mendapatkan bantuan Hibah  paling besar. serta Terkait penanggulangan bencana banjir yang sudah mulai terjadi di Kota Tangerang.

koordinasi dan kerjasama antara DPRD dengan pemerintah baik Legislatif  maupun eksekutif. Sebab banyak masukan baik saran maupun kritik dari warga ke kami  (dewan-red). Deden menekankan hal ini agar setiap usulan warga melalui reses mendapat porsi selayaknya.

Tengku Iwan yang juga hadir dalam rombongan mempertanyakan anggaran bencana terkait pembentukan SOTK baru BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dimana PU merupakan satuan pelaksananya. Nah apakah sudah di alokasikan atau belum di tahun ini. Kalau sudah di masukan di Dinas PU atau BPBD? Dia mengingatkan agar memperhatikan hal ini mengingat pada saat pembahasan APBD 2015, untuk anggaran BPBD belum dibahas. Dan jika di PU juga belum dianggarkan ini akan menjadi masalah saat terjadi bencana daerah.

 

admin

author
No Response

Leave a Reply