Tawuran Memakan Korban, Komisi II DPRD Kota Tangerang Memanggil Pihak Sekolah

yatmipks-kotatangerang.org - Tawuran pelajar di kota Tangerang sepertinya sudah jadi hal biasa bagi warga, tapi kejadian terakhir yang sampai merenggut nyawa pelajar dari siswa SMK PGRI 2 Kota Tangerang (6/4) membuat miris banyak pihak. Para pelajar yang di harapkan jadi penerus estafet kepemimpinan negeri ini justru seperti kehilangan orientasi, masa-masa pendidikan yang seharusnya jadi masa-masa menuntut ilmu justru jadi masa saling unjuk diri dalam hal negatif meskipun itu tak mencerminkan perilaku keseluruhan pelajar.

Aleg PKS Kota Tangerang, Yatmi S.Pd.I ketika dihubungi via telepon siang ini (8/4) menyatakan rasa prihatin yang mendalam terhadap kondisi ini, dan atas nama fraksi mengucapkan bela sungkawa yang sebesar besar nya pada keluarga korban. Ibu Yatmi yang duduk di komisi II DPRD Kota Tangerang ini melanjutkan, bahwa komisi II yang melingkupi bidang pendidikan di bawahnya akan segara memanggil kedua sekolah dan pihak terkait termasuk Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

"Insya Allah hari jum'at ini (10/4) komisi II akan memanggil 2 sekolah yang terlibat tawuran untuk dimintai penjelasan terkait kronologi kejadian" tambah Bu Yatmi.

Bu Yatmi menambahkan bahwa sekolah juga harus meningkatkan peran pengawasan selain pengawasan dari pihak keluarga tentu nya, dan yang juga tak kalah penting adalah pendidikan keagamaan sebagai dasar yang harus diperkuat.

Seperti diberitakan sebelumnya yang dilansir dari merdeka.com, korban tawuran pelajar Ahmad Arifin, 17, siswa SMK PGRI 2 Kota Tangerang warga Jalan Daan Mogot Km 16, Kalideres Jakarta Barat, tewas akibat luka bacok di wajahnya, Senin (6/4). Korban tewas di UGD RSU Kota Tangerang, setelah sempat mendapat perawatan. Korban menghembuskan nafas terakhir pukul 19.15 disebabkan kehabisan banyak darah.

Tawuran antar pelajar SMK Yuppentek dengan SMK PGRI 2 Kota Tangerang terjadi di taman depan Samsat Cikokol, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, Senin (6/4) siang. Salah seorang siswa SMK PGRI 2 bernama Ahmad Arifin, 17, mengalami luka bacok di bagian wajahnya hingga harus dilarikan ke RSU Kota Tangerang.

Kapolsek Tangerang Kompol Bambang Gunawan mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu korban bersama teman-temannya dari SMK PGRI 2 sedang nongkrong di taman Cikokol. Lalu rombongan SMK Yuppentek datang menyerang mereka. (Abu Ghozy/merdeka)

author
No Response

Leave a Reply