Bermaksud Menghadiri Seminar Keluarga, Kader PKS Meninggal Kecelakaan.

 

PKS Kota Tangerang - Innalillahi wa innailaihiraajiu'uun. bermksud untuk menghadiri acara Seminar Samarada yang diisi oleh Pak Cah, Adi Putranto kader PKS dari kecamatan Benda meninggal dunia karena kecelakaan.

Qadarullah, kecelakaan terjadi di depan Hotel Allium tempat acara samarada digelar pagi ini (12/4). Acara yang digelar Bidpuan DPD PKS Kota Tangerang ini menghadirkan ustadz Cahyadi Tjakrawan sebagai pembicara dan dimulai pukul 00.90 BBWI pagi tadi.

Beta, personil kepanduan DPD ketika dikonfirmasi tentang kecelakaan ini mengatakan bahwa kecelakaan ini terjadi antara Akh Adi Putranto yang mengendarai motor di tabrak oleh mobil Toyota Avanza yang melaju kencang di jalan Benteng Betawi.

Sampai berita ini diturunkan belum diketahui jelas kronologis kecelakaan yang menewaskan ayah dari 6 orang putra putri ini.

Jenazah almarhum kini masih berada di ruang jenazah rumah sakit Usada Insani. Sedangkan kondisi istri kini sedang dalam perawatan di ruang gawat darurat. Pihak keluarga pun sudah mulai berdatangan di rumah sakit Usada Insani.

Di struktur DPC sendiri pak Adi menjabat sebagai sekretaris umum, beliau dikarunia 6 orang putra yaitu Zahro (mahasiswa UIN JKT), Izzatunnisa (kelas XII MA husnul khotimah), Ja'far Abdul Ghoffar (kelas X MA Husnul Khotimah), Ainul Mardhiyah (Kelas VIII Ponpes Puteri Attaqwa), Yassir (kelas IV SDIT THI), Muhammad (TK).

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran sepeninggal beliau, amiin... (Abu ghozy)

author
2 Responses
  1. author

    heri3 years ago

    Innalillahiwainnaillahirajiun.. kami turut berduka, semoga Allah menerima amal shalih almarhum, semoga keluarga yg ditinggalkan diberikan kesabaran. Amin YRA

    Reply
  2. author

    untung t3 years ago

    اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْن

    اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّار

    “Ya اَللّهُ… Ampunilah dia, berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran… Masukkan dia ke surga, jagalah dia dari siksa kubur dan neraka”

    آمِين يَا رَبّ الْعَالَمِينَ …

    Reply

Leave a Reply