Dan Kami Bersaksi Ya Allah, Beliau Ahlul Khoir…

 

PKS Kota Tangerang - Allahummaghfirlahu warhamhu waafihi wa'fuanhu.

Alm. Adi Putranto punya banyak kisah inspiratif dalam kehidupan dalam keluarga dan sehari-harinya. Beliau mempunyai enam anak dan 4 diantaranya adalah penghafal Al-quran.

Anak ke 4 yang biasa disebut A'in yang sekolah di pesantren putri At-taqwa belendung, baru saja menyelesaikan program tahfidz super manzil di Alhikmah Bogor, dalam waktu satu bulan di sana, a'in sudah bisa menghafal Al-quran sebanyak 13 Juz.

Anak pertama beliau bernama Zahro Salimah Karena kepiawaiannya berbahasa Arab dan telah menghafal ±20 Juz Al-quran. Zahro díterima di UIN syarif Hidayatullah lewat jalur tanpa tes. Anak tertua ini begitu sabar dan mengayomi adik-adiknya, terlihat begitu tenang saat kepergian ayah tercintanya ahad 12 April 2015, dia merangkul adik-adiknya dan memberikan motivasi untuk tetap bersabar atas musibah yg terjadi.

Anak kedua beliau Izzatunnisa yang sedang mondok pesantren Khusnul Khotimah kelas XII. Tahun ini akan izzah akan lulus, beliau adalah anak yang cerdas karena beberapa kali mendapat beasiswa, dan hafalalnnya hingga saat ini ± 17 Juz. Beliau begitu tabah meskipun pada pekan ini izzah akan menghadapi Ujian Nasional.

Anak laki-laki ketiga beliau yang duduk di kelas X SMA akrab dipanggil Ja'far, beliau bersama kakaknya Izzatunnisa berada di pesantren yang sama. Saat ini ja'far telah menghafal al-quran ±10 Juz. Anak yang hobi berolah raga futsal ini adalah anak periang, tanggung jawab, dan sangat sayang dengan umminya. Ja'far termasuk anak yang Berprestasi. Beberapa kali juga beliau menjadi Juara Umum di pesantrennya.

Ada 2 anak terakhir dari Almarhum, Yassir yang sekolah di THI Cipondoh dan Muhammad putra bungsu yang usianya masih 5 tahun. Selalu sholat berjamaah bersama ayahnya, jika tak ada ayahnya mereka berdua tetap datang untuk sholat berjamaah. Subhanallah.

Tak kalah pentingnya adalah peran seorang ibu yang sering disapa Ummi An'nikmah. Kejadian yg menimpa beliau, Ahad,12 april 2015 kemarin tidak menjadikannya trauma atau sedih yg mendalam. Sempat dikabarkan masih saja tegar menerima tamu yg datang ke RS Husada Insani untuk menjenguknya, masih saja memberikan nasihat untuk tetap tagar dan memotivasi pengendara yg menabrak beliau serta Alm. Adi Putranto.

Seorang ibu yang begitu tegar menerima cobaan yg Allah berikan. Dalam keadaan terbaring, dalam kondisi berduka masih sempat menguatkan hati anak-anaknya, masih sempat memberikan senyuman kepada para tamu yang membesuk, yang justru menguatkan para tamu yang meneteskan air mata, untuk tegar dalam menerima cobaan ini, masih bisa berbesar hati menguatkan hati sang pelaku (pengendara avanza) penyebab kecelakaan yang sempat shok.

Cahaya Allah itu datang dan orang2 beriman itu selalu mempersiapkan kematian. Apalagi meraka sekeluarga adalah cahaya-cahay Quran dalam rumahnya. Allah selalu saja ingin menemui orang-orang yang di cintaiNya.

Kepergiannya berdakwah dan berupaya menghadiri majlis ilmu dalam seminar Sakinah Mawaddah Warohmah yang diadakan DPD PKS Kota Tangerang semoga bagian dari Janji Allah karena barang siapa yg berjalan menuntut ilmu maka sama halnya ia berjihad fiisabilillah.

Semoga Allah berikan balasan berupa syurga untuk Sang Ayah yg begitu tegar dalam dakwah, sabar mendidik anak dan keluarga, serta kecintaannya pada Dakwah ini. Aamiin 

Dan kami bersaksi demi Allah, beliau adalah Akhlul Khoir... (M. Zuljiar/Ali/Abu Ghozy)

author
2 Responses
  1. author

    fatih4 years ago

    Subhanallah…..speechless

    Reply
  2. author

    yunus rumoga4 years ago

    Amin ya Allah, kisah yang menggiurkan

    Reply

Leave a Reply