Putri “Pergi” Sebelum Mimpi Berangkatkan Umroh Ibu Terpenuhi

putri

Ahad ini (17/05) hiruk pikuk konser amal palestina yang di adakan di salah satu gedung di Kota Tangerang menjadi kesibukan utama kader-kader kota tangerang. Tua muda tampak hadir termasuk semua personil kepanduan dan santika terlibat aktif di acara ini. Suasana meriah, semua orang tersibukkan dengan tugas masing-masing sampai akhirnya kabar itu masuk ke grup whatsapp kepanduan. Kabar yang membuat kami saling bertanya kebenaran nya, kabar yang membuat kami kalut dan sejenak terdiam, tapi tugas harus tetap dijalankan.

Iya, kabar duka itu kami terima sekitar pukul 10.00 pagi (17/05), saat suasana acara amal sedang ramai-ramainya. Kabar duka dari saudari kami anggota santika bernama Ukhti Putri Handayani, yang meninggal dalam perjalanan sepulang dari mendaki puncak semeru. Ketika dikonfirmasi saat berita diterima, posisi jenazah masih berada di Cirebon dan sedang di urus oleh ummahat dari DPD PKS Cirebon. Semua personel dikumpulkan pasca acara konser amal dan disepakati untuk takziyah ke rumah almarhumah sore harinya, sesuai perkiraan kedatangan jenazah sampai ke rumah duka.

Dari keterangan teman seperjalanan almarhumah, selama perjalanan selalu tampak ceria dan dalam kondisi baik. Menjelang pulang pun sempat foto-foto dan aktif berinteraksi dengan teman-teman yang lain. Salah satu teman almarhumah menuturkan, kereta berangkat pukul 20.00 malam (16/05) menuju jakarta. Menjelang kereta mendekati Cirebon, sekitar pukul 05.00 almarhumah yang beranjak dari tempat duduk bermaksud untuk pergi ke toilet dan meminjam sandal temannya. Tapi tiba-tiba tubuh almarhumah langsung limbung terjatuh dan sempat di tahan oleh beberapa beberapa penumpang sebelahnya.

Setelah di evakuasi dan memanggil petugas medis, di katakan bahwa almarhumah dalam kondisi masih bernafas. Maka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Qadarullah, Allah berkehendak lain...

Jenazah tiba di rumah duka pukul 17.15 setelah disemayamkan untuk memberi kesempatan keluarga melihat jenazah, lalu dibawa ke masjid untuk di sholatkan ba'da maghrib. Tampak diantara para pelayat adalah Ketua DPD Ustadz Hilmi Fuad bersama Sekum Ustadz Tengku Iwan. Setelah di sholati, Ustadz Hilmi Fuad memberikan sambutan singkat dan memberikan apresiasi atas dedikasi almarhum ah selama aktif di Santika dan mendoakan almarhumah. Ustadz Hilmi juga menyatakan bahwa insya Allah almarhumah adalah ahlul khoir.

Terlahir dengan nama Putri Handayani, Putri (demikian biasa teman-temannya memanggil) pribadi ceria ini lahir pada tanggal 17 Juni 1988, tepat sebulan sebelum alamrhumah berulang tahun, iya tepat sebulan sebelum almarhumah berulang tahun Allah memanggilnya lebih dulu. Pribadi yang selalu menyemangati orang lain, termasuk selalu menyemangati ibunda nya untuk mengaji. Alhamdulilah dengan kegigihan nya, ibunda Almarhumah saat ini sudah mulai aktif dan rajin mengikuti halaqoh.

Banyak cerita yang terungkap sepeninggal Putri Handayani. Tahun depan seharusnya almarhumah berangkat ke luar negeri untuk melanjutkan studi S3 karena ternyata pengajuan beasiswa nya di terima. Dan "kejutan" lainnya, menurut penuturan MR nya, ukhti Putri Handayani sudah 3 tahun ini sedang menabung untuk biaya kedua orang tua nya berangkat umrah ke Baitullah,hingga berita ini diturunkan dana sudah terkumpul 15 juta rupiah, subhanallaah! Mimpi mulia seorang anak memuliakan orang tua. Tapi belum sempat mimpi mulia tersebut terwujud, ternyata Allah punya rencana lain.

Pribadi ceria, pemberani, pantang menyerah, dan semangat birrul walidain yang tinggi. Yang sungguh, sangat menginspirasi kami dan kita semua yang ditinggalkan. Ajal tak pernah memberikan pilihan pada kita, kapan kita dipanggil, saat muda usia ataukah saat kita sudah tua. Tapi orang-orang sekitar kita akan selalu mengenang, bagaimana pribadi kita dan akhlaq kita ketika berinteraksi dengan orang lain. 

Maka mari kita renungkan, seperti apakah kelak kita ingin dikenang oleh orang-orang sekitar kita saat kita meninggalkan mereka? 

Allahummaghfirlahaa.. Warhamha.. Wa'afihi, Wafu'anha (Abu Ghozy)

 

 

author
3 Responses
  1. author

    prima3 years ago

    My mujahidah.. Alloh lbh syg :’)

    Reply
  2. author

    nurul afwi3 years ago

    Innalillahi wainnailaihi roojiuun….engkau adalah calon bidadari syurga..syurganya allah menntimu wahai mujahidah…aamiin.

    Reply
  3. author

    suparno3 years ago

    Allahummaghfirlaha warhamha wa’afiihi wa’fu’anha…

    Reply

Leave a Reply