Temui FKDT, Fraksi PKS Menyatakan Dukungan Pengesahan Perda Diniyyah

IMG_0960pks-kotatangerang.org - ​Siang ini (12/08) tampak warna warni banner kertas dengan tulisan beragam tertempel di pagar kantor Pemerintahan Kota Tangerang. Sebagian nya lagi tampak di pegang oleh ratusan orang yang meminta untuk bertemu dengan anggota dewan.

Sesaat kemudian perwakilan mereka masuk dan menunggu rapat dewan selesai untuk mendengarkan aspirasi mereka. Massa yang menamakan diri Forum Komunikasi Diniyyah Taklimiyah (FKDT)menyuarakan untuk pembahasan dan pengesahan Perda Diniyah. Ian, salah satu peserta demo mengatakan, bahwa aksi hari ini adalah bagian dari upaya FKDT mendorong pengesahan Perda Diniyyah. Lebih lanjut ia mengatakan

"Kota Tangerang termasuk ketinggalan, karena di Serang dan Pandeglang Perda Diniyyah sudah di sahkan. Untuk anak anak SD yang muslim di wajibkan sekolah diniyyah juga. Untuk tambahan ilmu quran, hadits, fiqih, bahasa arab dan shalat"

ia menambahkan bahwa pihak eksekutif sudah menyetujui tinggal pembahasan di dewan saja yang masih belum sepakat.

Dihubungi secara terpisah, Hilmi Fuad Ketua Fraksi PKS yang menemui perwakilan FKDT sesuasi rapat dewan mengatakan bahwa Perda ini adalah inisiatif dewan. Sempat di paripurna kan agar di pansuskan dan diusulkan oleh Badan Pembentukan Perda (BPP). Hilmi melanjutkan bahwa setelah usulan di sampaikan di paripurna ada 2 hal yang menjadi ganjalan yaitu, 1. Menunggu tanggapan pemerintah daerah, 2. Adanya pandangan berbeda dari fraksi PDIP tentang perda ini.

"yaa.. secara tidak langsung fraksi PDIP menolak usulan perda ini" ungkap nya 

Dan ternyata ini juga terjadi di kota kabupaten lain, fraksi PDIP menolak saat perda diniyyah akan di bahas oleh dewan.

Melalui pesan singkat Hilmi Fuad juga menambahkan, pada dasarnya Fraksi PKS sangat setuju dengan perda ini karena Tangernag sudah memiliki visi sebagai Kota Akhlaqul Karimah yang harus didukung oleh perda yang mencirikan visi Akhlaqul Karimah tersebut. Salah satunya adalah Perda Diniyyah ini.

Hilmi melanjutkan bahwa ruh dari perda ini baik sekali, harapannya anak anak usia SD selain sekolah di sekolah umumjuga di wajibkan untuk sekolah di diniyyah atau TPA. Dengan itu diharapkan mereka mendapatkan dasar dasar pendidikan agama yang baik. Dan untuk memperkuat penerapan perda ini, amanah lain di dalamnya adalah jika siswa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi (SMP) wajib menunjukkan ijazah sekolah diniyyah atau TPA.

Setlah mendapat penjelasan dari anggota dewan, perwakilan FKDT menyampaikan terima kasih dan berjanji akan terus mendorong agar raperda ini di sahkan. Perwakilan juga menyampaikan agar aleg terus mengawal hingga raperda ini bisa di sahkan dan berlaku di Kota Tangerang yang ber-visi Akhlaqul Karimah. (Abu Ghozy)

 

 

author
No Response

Leave a Reply