Kehidupan Berjamaah

No comment 1099 views

ilustrasi-orang-saling-berpegangan-tangan

 

Kehidupan Berjamaah

Berjamaah itu tentang bagaimana kita belajar berlapang dada dan berbaik sangka.

Berjamaah itu tentang menjaga kekuatan bersama bukan menggantungkan harapan pada satu sosok semata...

Hari ini adalah hari dimana mungkin banyak hati bertanya tanya. Demikian pun saya.

Belajar dari kisah Khalid bin walid ribuan tahun silam saat beliau di cabut dari posisinya oleh sayyidina Umar Radhiyallahu anhuma. Pahit memang awalnya, tapi tidak mengurangi kemuliaan mereka di hadapan Allah Azza wa Jalla.

Maka berjamaah ini mengajarkan kita untuk berlapang dada, saat ada kepputusan atau hal yang tak enak di rasa.

Pun berjamaah ini mengajarkan kita berbaik sangka, saat ada tindakan-tindakan yang tak sesuai jalan menurut kita.

Ada sebuah tulisan indah dari Ustaadzunaa Salim A Fillah. Begini petikannya

"Karena beda antara kau dan aku seringkali menjadi sengketa. Karena kehormatan diri sering kita tinggikan di atas kebenaran. Karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu. Wasiat sang nabi itu rasanya berat sekali "jadilah hamba hamba Allah yang bersaudara"

Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja menjadi kepompong dan menyendiri, berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam berrafakkur bersama iman yang menerangi hati. Hingga tiba waktunya menjadi kupu-kupu yg terbang menari melantun kebaikan di antara bunga, menebarkan keindahan pada dunia.

Lalu dengan rindu kita kembali ke dalam dekapan ukhuwah mengambil cinta dari langit dan menebarkannya di muka bumi. Dengan persaudaraan suci, sebening prasangka, selembut nurani, sehangat semangat, senikmat berbagi, dan sekokoh janji".

Maka dalam jamaah ini kita juga harus mampu menahan lisan dan tangan dari mengucap dan menyebar berita yang malah membuat luka makin menganga.

Tidak semua suara hati harus di tuliskan, tidak semua prasangka harus di publikasikan. Adakalanya berdiam dan bertafakkur adalah jalan paling selamat untuk di tempuh.

Saat ini, langitkan Rabithah tulus dari hati agar Allah semakin mengokohkan jamaah ini. Jamaah tempat kita saling mencintai karenaNya.

-Rizal Wahid

No Response

Leave a Reply