Silaturrahim Syawal dan Belajar Dari Para Pendahulu

syawal

pks-kotatangerang.org - Bulan Syawal menjemput akhir Ramadhan yang penuh keberkahan, membawa semangat kemenangan dan semangat bekerja yang terbarukan di dada pengurus dan kader PKS Kota Tangerang.

Daftar program bekhidmat dan melayani masyarakat yang tersusun panjang, butuh komitmen dan nafas panjang agar kerja-kerja dakwah terus bergulir dan bisa optimal dari segi kinerja dan target.

Menyongsong Syawal yang terberkahi, Pimpinan DPD PKS Kota Tangerang berkomitmen untuk menumbuhkan semangat silaturrahim untuk membangun kekokohan sosial, baik di internal kader dan struktur maupun ke seluruh elemen masyarakat.

Dalam momentum syawal tahun ini, Pimpinan DPD juga memanfaatkannya untuk melakukan napak tilas perjalanan sejarah Dakwah di Kota Tangerang, menyusuri setiap tapak dan dan kisah pengorbanan para pendahulu dakwah di kota Tangerang.

Bertepatan dengan 10 Juli kalender Masehi atau 5 Syawal 1437H, 4 orang Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) yang berkesempatan mengikuti agenda silaturrahim yaitu Tengku Iwan, Arief Wibowo, Luthpi Hidayat, dan Asep Mulyawan serta didampingi Muhammad Jamhuri Asbar mengunjungi beberapa suyukh dan awwalun yang saat ini masih aktif dalam berdakwah. Selain pada mereka yang masih beraktifitas, anggota DPTD juga berziarah ke makam Alm. Ustadz Acep Abdusyakur, Alm. Ustadz Saring Suprayono, Alm. Ustadzah Yoyoh Yusroh dan Alm. Ustadz Giri Maliawan.

Setelah berziarah ke beberapa makam pendahulu dakwah, agenda silaturrahim berlanjut ke unsure pimpinan DPW yang tinggal di Kota Tangerang ustadz Amrozi M. Rais dan ustadz Hilmi Fuad yang menjabat sebagai Ketua dan Sekretaris Dewan Syariat Wilayah (DSW) Banten lalu menuju ke kediaman kader awal dakwah di Tangerang yaitu ustadz Achyar dan ustadz Wawan Tavip.

Diharapkan dari bentuk silaturrahim yang diinisiasi oleh jajaran pimpinan struktur partai ini dapat menjadi contoh teladan bagi seluruh struktur dan kader di Kota Tangerang dalam memulai dan meningkatkan intensitas silaturrahim, sehingga kohesi sosial dapat terus dikokohkan baik dalam lingkup internal maupun dengan seluruh masyarakat kota Tangerang. Dengan modal ini diharapkan terbangun semangat kepedulian dan kerjasama dalam menyelesaikan berbagai problematika yang dihadapi ummat dan masyarakat secara umum.

author
No Response

Leave a Reply