Relawan PKS Banten Bersama Warga dan TNI Bersihkan Lumpur Banjir Bandang

banjir banten relawan pks dan tni wargaSerang, 01/08. Banjir bandang dan lumpur yang melanda Kabupaten Serang dan Pandeglang beberapa hari yang lalu, meninggalkan sisa-sisa lumpur yang mulai mengering, terutama di wilayah Anyer, Kabupaten Serang.


Relawan Tanggap Bencana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Banten bersama TNI dan warga melakukan aksi gotong royongbersih-bersih lumpur di pemukiman warga kampung Siring, Desa Tanjung Manis, Kecamatan Anyer, Serang – Banten, Ahad, (31/07).


Menurut Komandan Kepanduan PKS Banten Oka Imran mengatakan bahwa tim relawan tersebut datang dari setiap Kabupaten Kota se-Banten setelah mendapatkan intruksi langsung dari ketua DPW PKS Banten, Miftahudin.


"Setiap Kabupaten/Kota kita wajibkan untuk mengirimkan minimal dua puluh relawan yang diutus untuk bersama-sama memberihkan lumpur di Kampung Siring ini," Ungkap Oka.


Dan Alhamdulillah lebih relawan PKS Banten membersihkan puing -puing sisa banjir bandang di kampung Siring Desa Tanjung Manis dimanaTumpukan sampah masih terlihat menggunung berupa material sisa sampah banjir bandang.

Oka Melanjutkan Saat ini masih membutuhkan bantuan paska banjir seperti Mukena, Al-quran, Sajadah, alat sekolah dan makanan cepat saji. Bahkan tenaga untuk membersihkan material berat sisa banjir juga sangat dibutuhkan

Sementara H. Mukhsin salah satu tokoh masyarakat di Kampung Siring mengatakan bahwa dirinya dan masyarakat merasa terbantu dan salut dengan kerja cepat PKS dalam aksi sosial tanggap bencana di wilayahnya. Menurutnya, PKS paling pertama yang datang memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir di wilayahnya.


"Malam kebanjiran, shubuh sudah ada dua orang relawan PKS yang mendata kebutuhan warga, dan pagi-pagi bantuan sudah dating dari PKS. Salut saya sama aksi cepat PKS dalampelayanan tanggap bencana,"


Ungkap H. Mukhsin. Kampung Siring merupakan salah satu wilayah terparah di Kecamatan Anyer yang terkena dampak banjir bandang dan lumpur pada 24 Juli kemarin, ada sekira 50 rumah yang rusak akibat banjir lumpur tersebut. HumasPKSBanten.

author
No Response

Leave a Reply