Silaturrahim Tokoh, DPC Cibodas Kunjungi Ustadz Jabir.

cibodas

pks-kotatangerang.org - Budaya silaturrahim bagi sebagian orang jadi suatu hal yang memerlukan waktu lebih, apalagi di era gadget dan fasilitas internet membuat dunia seolah tanpa batas. Semua bisa dilakukan hanya dengan melalui smartphone yang dimiliki. Menyapa, bertanya kabar atau berucap hari raya kini tak serepot dulu saat budaya online belum mewabah secara merata.

Tapi bagi kader PKS, budaya silaturrahim bukan hanya tentang menyapa atau bertanya kabar. Selain sunnah yang di ajarkan oleh Rasulullah, silaturrahim seharusnya adalah sebuah kewajiban bagi seseorang yang sudah mengikrarkan diri sebagai kader dakwah. Seperti halnya yang dilakukan oleh para pengurus DPC Cibodas yang Kamis lalu (4/8) berkunjung ke rumah salah satu tokoh. 

Para pengurus DPC Cibodas yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara dan kaderisasi DPC didampingi sie kepanduan silaturrahim ke rumah Drs. KH. Jabir Dadang, MA. Tokoh yang akrab disapa Ustadz Jabir ini tinggal di komplek Yayasan Insan Istiqomah Jl. Dukuh Raya N0. 67 Cibodasari.

Ustadz Jabir muda adalah aktifis HMI di era nya, sampai sekarang di usia 74 tahun beliau masih aktif di berbagai organisasi di antaranya anggota MUI Kota Tangerang, Ketua Perhimpunan Haji, dan juga menjabat sebagai Ketua BP4.

Setelah para pengurus DPC dipersilahkan duduk dan saling bertanya kabar serta ta'aruf, Ustadz Jabir banyak menyampaikan hikmah dan ilmu termasuk pengalaman hidup beliau. Pribadi yang sangat jarang ketinggalan shalat shubuh, bangun jam 2 malam dan langsung mandi untuk melaksanakan qiyamul lail. Beliau juga menceritakan kefakiran di usia tua yang menimpa salah satu temannya yang selalu tidur sehabis shubuh. Mantan pegawai keuangan tambang timah internasional yang kini tinggal di sebuah kontrakan kecil karena semua hartanya habis untuk mengobati penyakitnya.

Pesan beliau yang lainnya adalah ketika shalat hendaknya kita perhatikan betul 3 hal ini : satu, Fikir memikirkan apa yang kita baca, dua Hati menghayati makna yang kita ucapkan, tiga Lisan melafadzkan bacaan. Tiga hal tadi harus diperhatikan dalam shalat atau berdoa dan satu lagi menghindari makanan haram, agar apa yang kita pinta diijabah oleh Allah SWT.

Agenda silaturrahim yang dimulai pukul 20.00 ini di akhiri ketika jam menunjukkan pukul 21.00. Ilmu, kehangatan pribadi, serta pesan Ustadz Jabir layaknya penyemangat bagi para kader yang hadir untuk melaksanakan agenda-agenda dakwah di Kota Tangerang. 

Budaya silaturrahim harus terus dihidupkan, silaturrahim tak pernah bisa tergantikan oleh smartphone dan kuota internet.

 

author
No Response

Leave a Reply