Wahidin Klaim Menang di Perhitungan Cepat Sementara

Calon Gubernur Banten nomor urut 1 H. Wahidin Halim dalam konferensi pers di kediamannya, Rabu (15/2)

Calon Gubernur Banten nomor urut 1 H. Wahidin Halim dalam konferensi pers di kediamannya, Rabu (15/2)

Tangerang (15/2) – Calon Gubernur Banten nomor urut 1 H. Wahidin Halim mengkalim kemenangannya dalam perhitungan suara sementara yang ditayangkan oleh tiga televisi swasta. Wahidin menyampaikan pengumuman kemenangannya tersebut dalam konfrensi pers di kediamannya Jalan H. Djiran nomor 1, Pinang, Kota Tangerang, Rabu, (15/2/2017)

“Saya bersykur atas kemenangan perolehan suara sementara ini, semoga tidak ada perubahan. InsyaAllah kalau melihat hasil perhitungan suara ini, pasangan Wahidin-Andika akan memenangkan pemilihan Gubernur Banten tahun ini," ucap cagub yang didukung koalisi PKS, Demokrat, Golkar, Hanura, PAN, PKB dan Gerindra ini dalam konfrensi persnya.

Wahidin juga mengucapkan terimakasih kepada para relawan dan partai pendukung yang telah bahu-membahu memenangkan pasangan Wahidin-Andika. “Terimakasih kepada para relawan, partai pendukung yang telah bekerja memenangkan pasangan Wahidin-Andika, ini hasil kerja bareng kita,” tambah Wahidin.

Sementara itu ketika ditanya bagaimana kemungkinan nantinya Wahidin akan menghadapi gugutan dari pihak lawan, Wahidin pun menanggapinya dengan santai. “Ya, tidak usahlah gugat-menggugat, masing-masing kita kan sudah menyatakan siap kalah dan siap menang,” ucap Wahidin.

Hasil Quick Count sementara yang dibacakan oleh Wahidin merupakan hasil Quick Count 91 persen suara yang masuk yang ditayangkan oleh tiga stasiun televisi, Metro TV, TV One, dan I News TV.

Metro TV dengan Indobarometer menyebut WH-Andika mendapat 50,67 persen sementara Rano-Embay 49,33 persen. TV One dengan lembaga survei Indikator menyampaikan WH-Andika memperoleh 50,31 persen, Rano-Embay = 49,69 persen. Sementara I News TV, WH-Andika mendapat 51,8 persen dan Rano-Embay 48,2 persen.

author
No Response

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.