BPKK PKS Sepakati Kerjasama dengan P2TP2A Kota Tangerang

WhatsApp Image 2018-04-27 at 09.21.35Tingginya angka kekerasan seksual pada perempuan dan anak, mendorong bidang perempuan PKS untuk bersinergi dengan P2TP2A Kota Tangerang untuk mencegah, mengatasi dan mencari solusinya.

 

Menyambut hari Kartini, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK)DPD PKS Kota Tangerang, mengadakan pertemuan dengan para pimpinan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang yang beralamat di Jalan Nyimas Melati, Kota Tangerang, Kemarin, 25 April 2018.

 

Hadir  ketuan Umum BPKKLilis Suharah S.Pd.I, beserta jajarannya. Sementara dari P2TP2A, di wakili olehsekretarisHarisudin, Kabid Perlindungan Perempuan dan AnakDinas P3AP2KB, Irma Rudiana, dan beberapa relawan mewakili 13 kecamatan se Kota Tangerang.

 

Dalam sambutannya, Lilis menjelaskan kujungan ke P2TP2A sebagai lembaga perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak yang selaras dengan program yang dimiliki PKS yakni Ketahanan Keluarga. Sebuah program yang telah lama digulirkan dan memiliki 13 unit diseluruh kecamatan di Kota Tangerang. Jumlah yang sama, yang dimiliki oleh lembaga yang diketuai oleh Hj Masturoh Sachrudin, Istri Wakil Walikota, Kota Tangerang.

 

Diakui oleh Harisudin, kedatangan BPKK PKS sangat diapresiasi. Menurutnya, PKS merupakan partai yang concern terhadap keluarga. Sementara itu, Irna Rudiana menjelaskan, P2TP2A saat ini telah menangani berbagai kasus yang dari tahun ketahun terus naik jumlahnya. “Bukan hanya masalah KDRT yang kami tangani, tapi masalah pelecehan anak terus meningkat jumlahnya. Bahkan, yang saat ini sedang tren adalah, pelecehan yang dilakukan anak terhadap anak lainnya. Juga masalah mucikari anak,” ungkapnya prihatin.

 

Irna menguraikan berbagai kendala yang dihadapi dalam menangani masalah perempuan dan anak, selain karena relawan yang kurang, masalah dana juga menjadi kendala. “Selama ini kami mendapatkan dana dari hibah, kami berharap ada program dan dana yang jelas dari pemerintah,” tambah Harisudin. Karena itu pihaknya sangat berharap agar pertemuan juga dihadiri oleh anggota dewan (DPR Kota Tangerang) agar bisa memfasilitasi dengan peraturan daerah.

 

Terbatasnya relawan dan dana, membuat P2TP2A, saat ini hanya fokus pada masalah yang menimpa perempuan dan anak, sedangkan program pemberdayaan belum mereka tangani. Kendati demikian Irma bersyukur karena lembaga bisa mudah bersinergi dengan berbagai organisasi, termasuk kepolisian dan masyarakat. Bahkan kini tengah digodog peratutan daerah tentang ketahanan keluarga.

 

Diakhir pertemuan disepakati akan ada tindak lanjut kerja sama antara BPKK PKS dengan P2TP2A Kota Tangerang untuk bersinergi melayani masyarakat, tidak hanya mencegah dan mengatasi berbagai masalah perempuan dan anak, tapi juga program pemberdayaan melalui berbagai penyuluhan tentang RKI (Rumah Keluarga Indonesia) di seluruh Kota Tangerang. Selain karena SPKK memiliki tim kerja di seluruh kecamatan Kota Tangerang, juga telah memiliki program berbasis korikulum ketahanan keluarga, yang disosialisasikan melalui berbagai kegiatan.

 

Demikian siaran pers ini kami terbitkan. Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi

-------------

 

TTD

KetuaBidangPerempuandanKetahananKelarga(BPKK)

DPD PKS Kota Tangerang

Lilis Suharah S.PDI,

author
No Response

Leave a Reply