BPKK Kota Tangerang Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

WhatsApp Image 2020-11-26 at 05.16.47Alhamdulillah sudah terlaksana Webinar Ketahanan Keluarga dengan tema "Ancaman Ketahanan Keluarga Indonesia", pada hari Sabtu 21 November 2020 via zoom Meeting.
Alhamdulillah Ustadzah Nurul Hidayati, Sekjen AILA Indonesia, berkenan memberikan ilmunya khusus untuk para peserta ayah bunda dari Kota Tangerang.

Webinar ini dihadiri oleh 391 akun peserta zoom Meeting, yang berasal dari 13 kecamatan di Kota Tangerang.

Acara dimulai jam 08.45 dan berakhir jam 11. 45, sambutan pertama disampaikan oleh Ketua BPKK Lilis Suharah, yang berharap bahwa Webinar ini bukan sekedar pengetahuan saja, tapi tumbuh kesadaran untuk lebih kuat mengokohkan ketahanan keluarga.

Berikutnya Bapak Arif Wibowo memberikan sambutan mewakili Ketua DPD yang berhalangan hadir.
Beliau mengapresiasi kegiatan ini, karena sangat bermanfaat bagi peserta, agar memiliki kesadaran dan semangat yang kuat untuk berperan dalam amar ma'ruf nahi munkar.

Sebelum acara inti dimulai, dipimpin do'a oleh ustadz Nirwan Nazarudin Ketua Dewan Syariah PKS Kota Tangerang.

Alhamdulillah seluruh peserta mengikuti materi dengan penuh antusias, dan in sya Allah materi bisa diterima dengan baik.

Adapun materi yang disampaikan, Ustadzah Nurul Hidayati menjelaskan bahwa Keluarga merupakan institusi terkecil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 


Dalam Islam, hakikat keluarga adalah sistem Allah yang didalamnya para anggota keluarga akan dapat menjalankan ibadah secara komprehensif. 


Dan membentuk keluarga, dalam Islam merupakan bagian dari menjalankan agama, memelihara rumah tangga adalah wujud dari keimanan itu sendiri. 

Dalam PP no 87 th 2014 pasal 7, terdapat 8 fungsi keluarga , yaitu : 
1. Fungsi keagamaan.
2. Fungsi sosial budaya
3. Fungsi cinta kasih
4. Fungsi perlindungan. 
5. Fungsi reproduksi. 
6. Fungsi sosialisasi & pendidikan. 
7. Fungsi ekonomi. 
8. Fungsi pembinaan lingkungan. 

Fungsi2 tersebut tidak akan berjalan dengan baik manakala keluarga tidak memiliki kondisi dinamis utk bertahan dan menangkal nilai2 yang membuat keluarga dapat leluasa menjalankan peran & fungsinya. Itulah yg disebut ketahanan keluarga. 

Hal hal yang mengancam ketahanan keluarga diantaranya adalah CSE (comprehensiv Sex Education) . Yaitu pendidikan seks berdasarkan pendekatan radikal, grafis, hak hak seksual & kenikmatan yang mendorong aktivitas sexual anak, mempromosikan seks bebas, aborsi & hal LGBT sebagai hak dari kesehatan seksual. 

Nilai nilai  dalam CSE ini benar benar sangat bertentangan dengan ajaran luhur bangsa indonesia dan norma norma agama yang dianut oleh masyarakat kita. 


Namun sayangnya, dalam kampanyenya , CSE ini masuk secara halus & masiv ke dalam kurikulum pendidikan generasi bangsa ini. Dengan berdalih atas nama kebebasan berorientasi sexual, hak asasi manusia serta kesetaraan gender. 

Selain itu CSE ( dan beberapa nilai2 yang serupa seperti Sexual consent) berusaha menegasikan norma norma keluarga yang sejak awal dianut masyarakat indonesia yang berketuhanan yang Maha Esa. Misalnya kampanye tentang "diverse family forms", legalisasi aborsi , dsb. 

Sehingga kita memang sedang menghadapi kampanye masiv yang akan meruntuhkan bangunan keluarga kita.  Meruntuhkan tatanan keluarga masyarakat kita yang merupakan cikal bakal bagi generasi dan peradaban bangsa ini.

Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kemudahan kepada kita,  untuk menjaga diri dan keluarga, juga dalam beramar ma'ruf nahi munkar. 

Salam
BPKK Kota Tangerang 
2015-2020

author
No Response

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.