Bawaslu Kunjungi PKS Kota Tangerang, Arief: No Money Politic

Tangerang — DPD PKS Kota Tangerang menerima kunjungan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang di Aula Sekertariat DPD PKS Kota Tangerang pada Senin siang (30/5).

Pada kesempatan tersebut, DPD PKS Kota Tangerang menyampaikan aspirasinya terkait persiapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah dan pemilihan presiden yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Kegiatan ini merupakan kunjungan kerja Bawaslu Kota Tangerang dalam rangka menghimpun aspirasi, harapan dan sosialisasi tentang penyelenggaraan serta pengawasan pemilu di tahun 2024.

Tepat pukul 14.00 WIB, rombongan yang dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kota Tangerang, M. Agus Muslim S.Ag., M.H. disambut hangat oleh Ketua DPD PKS Kota Tangerang, Arief Wibowo S.T., M.M dan Sekretaris, Bayu Triatmaja.

Turut hadir dalam kegiatan “Bawaslu Mendengar”, seluruh anggota Bawaslu Kota Tangerang dan perwakilan pengurus PKS Kota Tangerang dari Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Bidang Kepanduan dan utusan pengurus DPC PKS se-Kota Tangerang.

Selain memperkenalkan seluruh jajaran pengurus DPD PKS Kota Tangerang, Bayu Triatmaja juga menyampaikan bahwa PKS mengajak seluruh partai untuk mengajukan kader partai sebagai calon anggota legislatif.

Arief Wibowo juga menyampaikan harapan PKS pada pemilu 2024 nanti.

“PKS berharap pemilu kali ini dapat dilaksanakan dengan basis intelektualitas dan narasi, no money politic.”, ungkapnya.

Menyambung hal tersebut, Arief mengatakan integritas kader PKS saat pemilu tak perlu disangsikan lagi.

“Kader PKS takkan beranjak dari TPS, sebelum waktu istirahat dan waktu dibuka kembali TPSnya jelas. Bahkan di akhir penghitungan, perhitungan saksi PKS selalu dijadikan pembanding”, ungkapnya.

Agus Salim mengamini hal yang disampaikan oleh Arief Wibowo, karenanya salah satu tujuan Bawaslu berkunjung adalah untuk bersinergi dengan partai peserta pemilu agar tercipta pemilu yang luber, jurdil dan bermartabat.

Saat sesi sharing dengan Bawaslu, Sekretaris Bidang Polhukam DPD PKS Kota Tangerang, Riki Martim memberi saran agar ke depannya Bawaslu dapat memiliki lebih banyak call center guna menanggapi pelanggaran saat pemilu.

Suasana diskusi semakin hangat, saat Bayu Triatmaja mengutip hasil survei internal di tahun 2021 dimana 58% pemilih di Kota Tangerang menganggap wajar dengan adanya money politic.

Bawaslu dan PKS memiliki satu arah yang dapat bersinergi untuk mencegah, mengawasi dan menindak penyelenggaraan pemilu di Kota Tangerang.

(EHK)

author
No Response

Leave a reply "Bawaslu Kunjungi PKS Kota Tangerang, Arief: No Money Politic"