
Minggu, 28 Agustus 2022 – PKS Muda Kota Tangerang mengadakan diskusi dalam Forum Intelektual Muda untuk yang kedua kalinya dengan tema “Aspirasi Pemuda di Tengah Tahun Pemilu” di Cafe Kopi Dari Hati, Cipondoh, Kota Tangerang (28/8/2022).
Pada agenda kali ini, PKS Muda mengundang pembicara dari berbagai perwakilan organisasi mahasiswa Kota Tangerang. Beberapa yang hadir adalah pengurus Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Kota Tangerang dan perwakilan pengurus Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Tangerang.
Pertemuan curah gagasan ini merupakan salah satu program kerja PKS Muda yang diadakan setiap sebulan sekali.
Acara dibuka oleh Ketua Biro Politik Pemuda Kepemudaan (Biro PP) PKS Kota Tangerang, Zaeni, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DPD PKS Kota Tangerang Arief Wibowo.
Dalam sambutannya, beliau mengingatkan tentang beberapa pahlawan yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Taruna, Kota Tangerang.
“Beberapa pahlawan yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Taruna Kota Tangerang usianya masih sangat muda. Bahkan ada yang masih berusia 16 tahun. Sepatutnya, pemuda dapat meniru semangat mereka dan dapat membawa issue-issue penting kota Tangerang yang masih menjadi PR dan belum juga dapat diselesaikan dengan baik, seperti isu lingkungan ditengah semakin padatnya TPS Rawa Kucing, tidak efisiennya pembangkit listrik tenaga sampah yang dicanangkan, serta isu ekonomi seperti penyediaan lapangan kerja, kenaikan harga pangan, serta masih mangkraknya proyek RS tipe D di Kota Tangerang dari target selesai di 2022”, ujar Arief
Arief juga menyampaikan terkait dengan rencana penciptaan Rumah PKS yang nantinya akan jadi ruang inkubasi bagi pemuda kreatif Kota Tangerang.
Diskusi dilanjutkan dengan curah gagasan yang dimoderatori oleh Farras Fadilah. Diskusi diawali oleh Ridwan, Ketua PKS Muda sebagai salah satu panelis, yang menyampaikan terkait dengan pentingnya aspirasi pemuda membawa issue bersama agar didengar oleh pemerintah. Issue yang cukup penting sudah terangkum pada pertemuan Y20 di Bandung, yaitu ketenagakerjaan pemuda, transformasi digital, planet berkelanjutan dan layak huni, serta keberagaman dan inklusifitas.
Dimas Rivaldi, perwakilan dari HMI, menekankan perlunya pemuda untuk ikut ambil bagian menjadi pranata pemilu yang berintegritas, baik menjadi PPS, PPK, Panwas, atau anggota KPU.
“Dengan memastikan menjadi penjaga pemilu yang baik maka diharapkan akan menghasilkan para pemimpin yang berkualitas”, ungkapnya.
Sementara Al Hayyat, perwakilan dari KAMMI menekankan tentang pentingnya doktrin ideologi dan keimanan yang baik agar para pemuda dapat berkontribusi dengan baik di tengah tahun pemilu.
Seluruh panelis dan para peserta diskusi juga turut mencurahkan gagasannya di forum ini. Diskusi lebih lengkap dapat disaksikan melalui kanal Youtube PKS Muda Kota Tangerang.


