Kota Tangerang — Pertumbuhan seorang anak tidak hanya ditentukan oleh kebutuhan fisik dan pendidikan. Lingkungan keluarga dan kualitas hubungan di dalamnya juga menjadi bagian penting yang menentukan berkembang atau tidaknya potensi seorang anak.
Ketua DPD PKS Kota Tangerang Mustofa Ali Ahsan, menyampaikan hal tersebut saat membuka Seminar Keluarga “Koneksi Bukan Koreksi” yang digelar Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kota Tangerang di Grand ElHajj, Ahad (16/8/2026).
Mustofa mengawali sambutannya dengan sebuah perumpamaan sederhana tentang tanaman. Ia menceritakan pengalamannya menanam benih pada waktu yang sama, tetapi setelah beberapa waktu pertumbuhannya berbeda. Ada yang tumbuh lebih dari 20 sentimeter, sementara lainnya masih sangat pendek.
Menurutnya, perbedaan tersebut menunjukkan bahwa media tanam dan perawatan memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan.
“Begitu juga keluarga. Koneksi antara kedua orang dalam keluarga adalah media tanam yang terbaik, yang menjadikan tumbuhnya anak-anak dan juga tumbuhnya potensi itu bisa maksimal,” ujar Mustofa.
Ia mengingatkan, pertumbuhan anak tidak cukup dilihat dari perkembangan fisiknya. Potensi yang dimiliki seorang anak juga membutuhkan lingkungan yang mendukung agar dapat berkembang secara maksimal.
Karena itu, membangun koneksi antara orang tua dan anak maupun antara pasangan menjadi hal penting dalam kehidupan keluarga.

Mustofa mengatakan, persoalan komunikasi juga menjadi salah satu temuan dari Focus Group Discussion (FGD) keluarga yang sebelumnya dilakukan. Seminar “Koneksi Bukan Koreksi” kemudian dihadirkan sebagai salah satu bentuk tindak lanjut untuk membantu keluarga membangun komunikasi yang lebih baik.
Ia mengajak peserta membiasakan diri memahami perasaan anggota keluarga sebelum memberikan koreksi.
“Sebelum memberikan koreksi, pastikan dulu memahami perasaan dari anggota keluarga kita, entah itu pasangan maupun anak-anak kita,” tegasnya.
Seminar menghadirkan Dra. Eva Delva, M.M., M.Pd. sebagai narasumber dengan materi utama “Koneksi Bukan Koreksi”, serta dipandu oleh Alit Kurnia sebagai moderator.
Seminar keluarga ini, kata Mustofa, menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan karena keluarga yang kuat juga menjadi lingkungan penting bagi tumbuhnya kader dan masyarakat yang berkualitas.


