Tuti Elfita : KH Edi Junaedi Nawawi, Ulama Panutan Masyarakat Kota Tangerang  

WhatsApp Image 2021-09-18 at 09.30.25 (2)Tangerang – Sebagai seorang muslim kita mengakui bahwa wafatnya ulama adalah sebuah musibah bagi umat Islam. Karena ulama adalah pewaris Nabi. Wafatnya ulama berarti hilangnya pewaris Nabi. 

Wafatnya ulama adalah musibah bahkan ditegaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa aalihi sallam dalam sabdanya : 
“Meninggalnya ulama adalah musibah yang tak tergantikan, dan sebuah kebocoran yang tak bisa ditambal. Wafatnya ulama laksana bintang yang padam. Meninggalnya satu suku lebih mudah bagi saya daripada meninggalnya satu orang ulama” (HR al-Thabrani dalam Mujam al-Kabir dan al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman dari Abu Darda’). 

Sebagai musibah dalam agama yang diibaratkan oleh Nabi saw laksana bintang yang padam, wajar bila kita bersedih ditinggal wafat seorang ulama. 

Meninggalnya Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Tangerang, KH Edi Junaedi Nawawi saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Pengurus Majelis Ulama Indonesia Kota Tangerang di Gedung MUI Kota Tangerang, Rabu (15/9) pun merupakan kehilangan besar bagi masyarakat Kota Tangerang. 

Sejumlah pejabat Pemerintah dan tokoh masyarakat Kota Tangerang pun mengakui berpulangnya KH Edi Junaedi Nawawi di usia 84 tahun yang merupakan mantan Ketua Umum MUI Kota Tangerang tiga periode meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Kota Tangerang. Tidak terkecuali, Ir Hj Tuti Elfita, MSi.

"KH Edi Junaedi merupakan sosok ulama panutan, tokoh karismatik yang meski sudah berusia senja, almarhum masih aktif berdakwah dan bekerja untuk umat sampai detik-detik menjelang Allah memanggilnya. Masyarakat Kota Tangerang sangat kehilangan atas berpulangnya Almarhum," ujarnya dalam suatu kesempatan. 
 
Tuti Elfita yang merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Banten dan salah satu bakal calon kepala daerah usungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Kota Tangerang mengatakan, semoga kita yang ditinggalkan bisa mengikuti dan melanjutkan jejak langkah perjuangan beliau.

Selain itu Tuti Elfita juga mendoakan semoga beliau husnul khotimah, dan diberikan Allah pahala syahid dan dimasukkan ke dalam JannahNya. Serta Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran dan ketabahan. 

Meninggalnya KH Edi Junaedi sempat terekam video, terlihat beliau tampak duduk di kursi pada acara tersebut. Sejumlah orang tampak menghampiri ketika beliau tidak sadarkan diri, ia juga segera dibawa oleh beberapa orang ke salah satu kendaraan untuk mendapatkan pertolongan.

(WHY)

Kontributor:

Editor:

Bagikan berita ini

Berita PKS Lainnya

Scroll to Top