Kota Tangerang — Keluarga semestinya menjadi tempat pertama bagi seseorang untuk merasa aman, didengar, dan dipahami. Namun, di tengah derasnya informasi dan kompleksitas persoalan kehidupan, keluarga justru kerap terjebak dalam kebiasaan saling mengoreksi.
Hal tersebut disampaikan Hj. Yeni Kusumaningrum, anggota DPRD Kota Tangerang sekaligus Ketua RKI Kota Tangerang, saat memberikan sambutan dalam Seminar Keluarga “Koneksi Bukan Koreksi” yang digelar Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kota Tangerang di Grand ElHajj, Ahad (16/8/2026).
Seminar menghadirkan Dra. Eva Delva, M.M., M.Pd. sebagai narasumber dengan materi utama “Koneksi Bukan Koreksi”, serta dipandu oleh Alit Kurnia sebagai moderator.
Yeni mengatakan, kebiasaan saling mengoreksi dapat terjadi dalam berbagai relasi di rumah. Suami mengoreksi istri, istri mengoreksi suami, orang tua mengoreksi anak, bahkan anak mengoreksi orang tua.
Menurutnya, persoalan keluarga tidak selalu dapat diselesaikan dengan nasihat atau koreksi. Ada kebutuhan yang lebih mendasar, yakni hadirnya hubungan yang dekat dan penuh empati.
“Yang paling dibutuhkan rumah hari ini bukan pengadilan, tapi pelukan. Bukan hakim, tapi teman cerita,” ujar Yeni.

Ia menjelaskan, tema “Koneksi Bukan Koreksi” mengajak setiap anggota keluarga untuk membangun koneksi hati sebelum berusaha memperbaiki perilaku anggota keluarga lainnya.
Koneksi tersebut, lanjut Yeni, akan membuat seseorang lebih mudah menerima masukan karena koreksi datang dari orang yang memiliki kedekatan emosional, bukan sekadar dari pihak yang ingin menunjukkan kesalahan.
“Anggota keluarga yang sudah terkoneksi hatinya akan lebih mudah dikoreksi dan berubah ke arah yang lebih baik,” katanya.
Yeni berharap seminar tersebut tidak berhenti pada pemahaman di dalam ruang acara, tetapi menjadi momentum bagi peserta untuk membawa semangat membangun koneksi ke rumah masing-masing.
Ia juga mengapresiasi kehadiran peserta serta kerja keras panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.
“Semoga Allah menjadikan pertemuan ini menjadi sebab keluarga-keluarga kita menjadi keluarga yang sakinah,” harapnya.


